AMARAH!
Sebuah puisi tertulis di bawah rembulan yang sempurna bulatnya, menuangkan sebuah amarah!
Untuk kamu!
Yang selalu berharap membolak balikkan hatiku
Untuk kamu!
Yang selalu ingin semua terlihat baik-baik saja!
Untuk kamu!
Yang selalu menikam dengan sikap manismu.
Sadarkah kamu, Tuhan buka mata hatiku
Topeng manismu terbuka sudah
Jangan berharap angin bisa kamu genggam,
Percuma!
Jangan berharap kata-kata kamu mendinginkan, tidak!
Sekali aku bilang TIDAK! Selamanya TIDAK!
Fahamilah, jangan buat amarahku bencana bagimu
Pergilah, biarkan aku berjalan di jalan sunyi
Karena jalanmu bukan jalanku dan jalanku bukan jalanmu
Ketiadaanmu menenangkan hidupku, pergilah!
ADSN1919
